CONTOH SOAL URAIAN & JAWABAN AHLI K3 UMUM Artikel Ahlik3.id

Durasi baca

2 menit

Dipublikasikan

Penulis

Tim Editorial

Konten

Blog

CONTOH SOAL URAIAN & JAWABAN AHLI K3 UMUM
Artikel

Ada perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan menggunakan bahan kimia sebagai bahan baku, diantara nya, sodium selenide dengan kuantitas 100kg/hari dan sodium picramate dengan kuantitas 100ton/hari,
mempunyai karyawan tetap, 56 orang dan karyawan tidak tetap 45 orang.

Pada perusahaan tersebut blm ada P2K3 dan ahli K3. menggunakan dua buah boiler yg terletak dalam satu ruangan, dengan kapasitas masing-masing 15 ton/jam.

Anda sebagai calon ahli K3, bagaimana upaya anda dalam pemenuhan syarat-syarat K3 di perusahaan tersebut? terkait :

1. Kelembagaan/organisasi K3 dan keahlian K3?
- Sesuai pasal 10 ayat (1), UU no 1 tahun 1970, Jo: Permenaker 02/1992, perusahaan harus membentuk P2K3, dimana sekertaris nya harus dijabat oleh seseorang yg sudah mempunyai sertifikat kompetensi ahli K3 umum di perusahaan tersebut.

2. Pengendalian bahan kimia berbahaya?
- Sesuai pasal 2 Kepmenaker no 187/1999, untuk bahan kimia berbahaya wajib di simpan di tempat khusus dan diberikan label serta harus di sediakan LDKB / MSDS guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan PAK.

3. Pengendalian penanggulangan kebakaran?
-  Perusahaan harus memasang alat pemadam api ringan (APAR) dan diletakkan pada tempat yg mudah di lihat dan dijangkau, hal ini sesuai dengan Permanaker no 04/1980 pasal 4 ayat (1-6).

4. Penerapan kesehatan kerja bagi tenaga kerja?
-  Sesuai pasal 8 ayat (1-3) UU no.1 tahun 1970, perusahaan wajib memeriksakan kesehatan badan secara berkala pada dokter yg telah mempunyai sertifikat hiperkes (higiene perusahaan kesehatan).

5. Pemakaian pesawat uap / boiler?
- Pesawat uap atau boiler harus mendapatkan ijin pemakaian dari disnaker setempat, hal ini berdasarkan UU Uap 1930 Jo: peraturan UAP 1930, sedangkan operator yg mengoperasikan harus mempunyai lisensi K3 Operator ketel uap kelas 1 yg diterbitkan oleh kemenaker RI.

6. Apakah perusahaan tersebut wajib menerapkan dan wajib audit eksternal SMK3? Jelaskan.
- Perusahaan wajib menerapkan smk3, karena perusahaan tersebut termasuk perusahaan yg mempunyai sumber bahaya yg sangat tinggi, hal ini sesuai dengan pasal 87 ayat (1) UU no.13 tahun 2003 Jo: PP no.50 Tahun 2012.

sumber:http://firdyhs.blogspot.com/2016/07/contoh-soal-jawaban-ahli-k3-umum.html

Bagikan artikel

Tentang penulis

Tim Editorial

Tim Editorial

Penasihat Sertifikasi K3 & Kompetensi BNSP · Ahlik3.id

Tim Editorial mendukung misi edukasi Ahlik3.id dengan menulis dan meninjau artikel yang menjembatani dunia operasional lapangan dengan persyaratan formal sertifikasi, termasuk persiapan tenaga kerja untuk skema yang relevan dengan sektor proyek Anda.

Cakupannya meliputi komunikasi risiko, prioritas pengendalian, serta kesiapan organisasi menghadapi pemeriksaan dokumen K3 dan bukti kompetensi; semuanya disampaikan dengan bahasa yang tetap mudah dipahami pembaca non-teknis.

Melalui tulisannya, Tim Editorial memperkuat trust pembaca terhadap Ahlik3.id: informasi disajikan terstruktur, dapat dilacak ke sumber resmi bila perlu, dan mengarahkan langkah konkret—dari identifikasi gap kompetensi hingga koordinasi dengan lembaga sertifikasi—tanpa mengandalkan biografi pribadi dari database.

Informasi sertifikat kompetensi BNSP

Tim kami menjelaskan skema, persyaratan, dan alur administrasi pelatihan serta uji kompetensi sesuai ketentuan lembaga resmi.

Untuk informasi jadwal, persyaratan, dan alur administrasi sertifikasi K3 BNSP serta pelatihan Kemnaker, silakan hubungi konsultan kami melalui kanal resmi di bawah.

Karier dan kompetensi

Perencanaan kompetensi dan sertifikat BNSP

Ilustrasi perencanaan kompetensi dan sertifikasi

Dokumentasi kompetensi di dunia kerja

Banyak perusahaan meminta bukti formal kompetensi untuk penugasan tertentu atau pemenuhan regulasi. Pengalaman lapangan tetap penting; sertifikat BNSP melengkapi profil Anda dengan verifikasi independen terhadap standar nasional.

Menyusun rencana sertifikasi sejak awal membantu Anda menyelaraskan portofolio kerja dengan unit kompetensi yang akan dinilai di LSP.

Selaraskan pengalaman dengan persyaratan formal

Beberapa proyek atau tender mensyaratkan okupansi dan sertifikat kompetensi tertentu. Mengetahui persyaratan lebih awal memungkinkan Anda mengalokasikan waktu untuk pelatihan dan asesmen tanpa mengganggu operasional.

Sertifikat Kompetensi BNSP merupakan salah satu bentuk dokumentasi yang umum dipakai di industri; kebutuhan spesifik tetap mengikuti kontrak dan kebijakan pemberi kerja.

Manfaat umum sertifikat kompetensi BNSP

Sertifikat Kompetensi BNSP menunjukkan bahwa kompetensi Anda telah dinilai sesuai standar nasional melalui LSP terakreditasi. Dokumen ini melengkapi riwayat pekerjaan dalam administrasi SDM dan compliance.

Secara umum, pemegang sertifikat dapat memperoleh:

  • Pengakuan formal: bukti kompetensi terstruktur untuk rekrutmen dan penugasan.
  • Profil profesional: referensi yang mudah diverifikasi oleh mitra kerja.
  • Kesiapan regulasi: mendukung pemenuhan persyaratan proyek atau sektor tertentu sesuai kontrak.