Soal-soal Ahli K3 Umum: Persiapan Ujian dan Materi Terbaru Artikel Ahlik3.id

Temukan koleksi soal-soal Ahli K3 Umum beserta materi terbaru untuk mempersiapkan diri Anda dengan baik untuk ujian sertifikasi. Dapatkan latihan yang efektif dan panduan studi yang komprehensif di sini

Durasi baca

2 menit

Dipublikasikan

Penulis

Dwi Anggun

Konten

Blog

Soal-soal Ahli K3 Umum: Persiapan Ujian dan Materi Terbaru Ahli K3 Umum
Artikel

Diperbarui: 22 Feb 2024

1. Uraikan latar belakang dikeluarkannya Undangundang No. 1 tahun 1970 ?

2. Siapa yang melakukan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan Undangundang No. 1 tahun 1970 dan sebutkan peraturan Menterinya ? dan jelaskan pula mekanisme pengawasan terhadap ditaatinya Undangundang No. 1 tahun 1970, yang dilakukan olehAhliK3Umumdi tempat kerja / Perusahaan ?

3.Jelaskan dan beri contoh beberapa factor lingkungan kerja yang mempengaruhi kesehatan seseorang dalam melakukan pekerjaan ! Terutama yang berada di Perusahaan saudara !
4.Jelaskan apa yang dimaksud dengan : a.Kecelakaan Kerja? b.Penyakit akibat kerja ?
5.Saudara sebagai Ahli K3 Umum di Perusahaan, salah satu tugasnya adalah melakukan Investigasi (Pemeriksaan dan Penyelidikan) terhadap terjadinya Kecelakaan Kerja. Pertanyaannya : Jelaskan langkahlangkah saudara dalam melakukan investigasi kecelakaan kerja di Perusahaan saudara.
6.Sebutkan kewajiban pengurus sebagaimana diatur dalam UU No. 1 tahun 1970 !
7.Sebutkan Hak dan Kewajiban tenaga kerja sebagaimana diatur dalam Undangundang No. 1 tahun 1970 !
8.Jelaskan nama Peraturan Perundangan yang merupakan landasan Hukum pengawasan Pesawat Uap di Indonesia ? Jelaskan pula nama pesawat- pesawat yang tergolong pesawat uap menurut peraturan perundangan yang saudara maksud ?
9.Sebutkan kejadian atau peristiwa yang termasuk kategori kecelakaan kerja menurut Permen No. 03/men/1998.
10.Mengapa seorang operator suatu peralatan / pesawat yang membahayakan dalam mengoperasikan harus mendapat lisensi dari Depnaker ?
11.Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstruksi bangunan !
12.Mengapa tenaga kerja yang akan dipekerjakan di perusahaan saudara harus dilakukan pemeriksaan awal dan berkala baik fisik maupun mental !
13.Sebutkan ruang lingkup pengawasan kesehatan kerja dan lingkungan kerja !
14.Sebutkan ruang lingkup pengawasan mekanik !
15.Sebutkansumbersumber bahayayang terdapat di perusahaan saudara khususnya di bidang Mekanik, Pesawat uap dan Bejana tekan !
16.Bagaimana cara menanggulangi dan memadamkan terjadinya kebakaran baik secara teoritis maupun praktek di perusahaan saudara ?
17.Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang instalasi listrik dan penanggulangan kebakaran !
18.Mengapa instalasi listrik di perusahaan saudara dilakukan pemeriksaan dan pengujian oleh Pegawai Pengawas /AhliK3 Spesialis !
19.Jelaskan 5 (lima) prinsip dasar SMK3 ? dan sebutkan peraturan Perundang-undangan sebagai landasan hukum yang mewajibkan setiap Perusahaan menerapkan SMK3 !
20.Sebutkan tugas dan kewajibanAhliK3Umum!
21.Jelaskan tugas dan fungsi P2K3 ? dan sebutkan landasan hukum pembentukan P2K3 ! 22Apa pendapat saudara apabila ditempat kerja tidak melaksanakan P3K di tempat kerja
23.Jelaskan bahwa pemberian makanan bagi tenaga kerja melalui penyelenggara makanan di tempat kerja akan meningkatkan kesehatan dan produktivitas !
24.Apa manfaat pemeriksaan kesehatan sebelum kerja bagi perusahaan ?
25..Apa manfaat pemeriksaan kesehatan tenaga kerja berkala bagi perusahaan ?
26. Jelaskan perbedaanpenyakit akibat kerja dengan penyakit akibat hubungan kerja (Work RelatedDiseate) !
27.Jelaskan bagaimana cara penyelenggara pelayanan kesehatan kerja sesuai Per No. 03/men/1982
28.Bagaimana pendapat saudara, apabila seorang pekerja yang bekerja pada lingkungan kerja dengan tingkat resistensi tetapi tidak dilakukan pemeriksaan kerja tahunan
29.Jelaskan dan beri contoh beberapa faktor lingkungan kerja yang mempengaruhi kesehatan seseorang dalam melakukan pekerjaan ? terutama yang berada di perusahaan saudara ?
30.Jelaskan nama peraturan perundangan yang merupakan landasan hukum pengawasan pesawat uap di Indonesia. Jelaskan pula nama pesawat-pesawat yang tergolong pesawat uap menurut peraturan perundang-undangan yang Saudara maksud ?
Bagikan artikel

Tentang penulis

Dwi Anggun

Dwi Anggun

Penasihat Sertifikasi K3 & Kompetensi BNSP · Ahlik3.id

Dwi Anggun berperan sebagai narasumber dan penulis teknis di Ahlik3.id, dengan fokus pada sertifikasi kompetensi BNSP, tata kelola K3 di tempat kerja, serta penyelarasan dokumen administrasi LSP agar mudah diaudit dan konsisten dengan regulasi Kemnaker serta praktik industri.

Pengalamannya mencakup pendampingan persiapan asesmen, pemetaan unit kompetensi, dan komunikasi lintas fungsi antara tim SDM, HSE, dan operasional agar bukti kompetensi—mulai dari riwayat pelatihan hingga rekaman inspeksi—terdokumentasi rapi dan relevan dengan persyaratan pemberi kerja atau tender.

Di bidang kredibilitas profesi, Dwi Anggun terbiasa berbicara dalam konteks SKK Konstruksi, skema BNSP terkait K3, serta praktik manajemen mutu dan keselamatan (misalnya ISO 45001, ISO 9001, SMK3), sehingga narasi edukatif di ahlik3.id tetap menjembatani kebutuhan bisnis, compliance, dan kepercayaan pembaca.

Lihat profil lengkap

Informasi sertifikat kompetensi BNSP

Tim kami menjelaskan skema, persyaratan, dan alur administrasi pelatihan serta uji kompetensi sesuai ketentuan lembaga resmi.

Untuk informasi jadwal, persyaratan, dan alur administrasi sertifikasi K3 BNSP serta pelatihan Kemnaker, silakan hubungi konsultan kami melalui kanal resmi di bawah.

Karier dan kompetensi

Perencanaan kompetensi dan sertifikat BNSP

Ilustrasi perencanaan kompetensi dan sertifikasi

Dokumentasi kompetensi di dunia kerja

Banyak perusahaan meminta bukti formal kompetensi untuk penugasan tertentu atau pemenuhan regulasi. Pengalaman lapangan tetap penting; sertifikat BNSP melengkapi profil Anda dengan verifikasi independen terhadap standar nasional.

Menyusun rencana sertifikasi sejak awal membantu Anda menyelaraskan portofolio kerja dengan unit kompetensi yang akan dinilai di LSP.

Selaraskan pengalaman dengan persyaratan formal

Beberapa proyek atau tender mensyaratkan okupansi dan sertifikat kompetensi tertentu. Mengetahui persyaratan lebih awal memungkinkan Anda mengalokasikan waktu untuk pelatihan dan asesmen tanpa mengganggu operasional.

Sertifikat Kompetensi BNSP merupakan salah satu bentuk dokumentasi yang umum dipakai di industri; kebutuhan spesifik tetap mengikuti kontrak dan kebijakan pemberi kerja.

Manfaat umum sertifikat kompetensi BNSP

Sertifikat Kompetensi BNSP menunjukkan bahwa kompetensi Anda telah dinilai sesuai standar nasional melalui LSP terakreditasi. Dokumen ini melengkapi riwayat pekerjaan dalam administrasi SDM dan compliance.

Secara umum, pemegang sertifikat dapat memperoleh:

  • Pengakuan formal: bukti kompetensi terstruktur untuk rekrutmen dan penugasan.
  • Profil profesional: referensi yang mudah diverifikasi oleh mitra kerja.
  • Kesiapan regulasi: mendukung pemenuhan persyaratan proyek atau sektor tertentu sesuai kontrak.